SMK Negeri 1 barabai menyelenggarakan tradisi ‘batamat’ pada hari Jumat, 20 Mei 2022.
Sebagai bagian dari suku melayu umumnya, maka kehidupan sosial orang Banjar, di Kalimantan Selatan banyak diisi dengan tradisi bernuansa Islami. Salah satu tradisi islami tersebut, ialah tradisi Batamat Quran, tradisi ini sudah ada sejak lama ditengah kehidupan orang Banjar.



Tradisi batamat Quran ini sendiri menurut kebiasaan, setiap anak yang belajar mengaji (membaca Al -Quran) dan berhasil menamatkan bacaannya 30 juz, maka diadakanlah upacara batamat Quran (khatam Al - Quran). Adapun kegiatan yang dilakukan dalam Batamat ini, anak atau orang yang sudah selesai belajar mengaji Alquran sampai tamat 30 juz tersebut, maka pada saat Batamat itu dia membaca surat-surat pendek pada Juz Amma atau juz yang ke-30. Satu per satu surat pendek pada juz ke-30 tersebut dibaca, dan pada setiap akhir ayat pada surat tersebut diikuti membacanya oleh hadirin.

Hingga selesai dengan pembacaan doa khatam Alquran oleh guru mengaji atau orang lain yang dituakan. Setelah selesai doa dilanjutkan dengan bagi makanan tanda syukur telah tamat belajar Alquran, dan kemudian anak-anak bahkan juga orang dewasa yang hadir berebut ' papayungan' yang digantungkan uang kertas ribuan dan lainnya.





Tradisi Batamat Alquran ini menjadi sebuah simbol dan pesan yang dalam, bahwa kehidupan anak harus berlandaskan pada ajaran dan petunjuk kitab suci Alquran, sehingga dalam perjalanan hidup akan mendapat berkah dan keselamatan di dunia dan akhirat.
Tradisi Batamat ini juga menjadi dapat menginspirasi dan memotivasi bagi yang lain, agar pandai baca-tulis Alquran, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Oleh sebab itu, saat kegiatan Batamat ini dengan mengundang banyak orang, sehingga semakin banyak pula yang terinspirasi dan termotivasi untuk belajar membaca Alquran, terutama kalangan anak-anak dan remaja pada era globalisasi ini.